Solusi Saat Reputasi Kredit Anda Buruk

Bila teringat pesan orang tua ketika saya masih di SD dulu, terkadang saya jadi tersenyum sendiri. Soalnya pesan orang tua saya itu berbunyi

“Jauhilah hutang, karena itu hanya akan membuat hidupmu sempit”

dan yang terjadi 9 tahun kemudian adalah saya mendapati keluarga kami memiliki credit ke salah satu bank guna menyuplai dana pembangunan rumah. Saat itu, keluarga saya terpaksa membutuhkan credit karena saat itu kami belum memiliki rumah, dan mengontrak rumah sepertinya sudah bukan pilihan yang menguntungkan di Jogja. Kebetulan dana yang sudah bertahun-tahun dikumpulkan dan tadinya bisa memenuhi pembiayaan sampai jadi bentuk luarnya menjadi hanya dapat mencukupi untuk membangun pondasi saja karena terpaan krisis moneter waktu itu.

Sekedar informasi aja, waktu itu tidak mudah lho mengurus credit untuk pembangunan rumah. Saya jadi tahu kalau tidak semua bank mudah memberikan credit untuk membangun rumah. Contoh saja tanggapan dari Bank Mandi Sendiri cabang Plaju, dengan konyolnya sang supervisor mengeluarkan statement seperti ini:

Kalau bapak punya uang 100 juta cash, maka saya akan pinjami bapak sebesar 100 juta.

Sebuah pernyataan yang konyol bukan, kalau saat itu memang kita sudah memiliki uang cash sebesar 100 juta, ya kita akan gunakan uang itu saja daripada credit ke Bank.

Makanya, ga heran kalo di US sana banyak yang memberikan layanan bad credit loans yang memberikan pinjaman bagi mereka yang tidak memiliki credit records yang sempurna. Biasanya credit semacam ini digunakan untuk melunasi credit mereka pada bank konvensional lain, sehingga nama mereka di Biro Kredit bisa segera bersih. Sayangnya, bad credits semacam itu memiliki bunga yang lebih tinggi bunga pinjaman dari bank konvensional. Hmm.. kira-kira sama ga yach sama rentenir di negeri kita. Ada yang pernah mencoba?? :D

14 thoughts on “Solusi Saat Reputasi Kredit Anda Buruk

  1. Itu segh rentenir dengan nama yang keren…
    hehehe

    ===
    Jawaban Gnupi
    Tadinya saya sempet mikir gitu mas.. it’s too good to be true :D
    ===

  2. Sebuah r*v*ew yang bagus wkwkwkwk kang ipung tau alamat Paypalku kan hihihi

    ===
    Jawaban Gnupi
    alamat Paypal bang Zal saya ga tahu nich. Coba deh bang Zal kasih tahu aku alamatnya dengan cara ngirimin aku barang 100-200 dollar ke Paypalku :D
    ===

  3. Yang penting kan namanya bersih di Biro kredit dan kepercayaan bank menjadi pulih kembali walaupun dengan cara seperti itu. Sebab susah lho, kalau ngga bisa dipercaya lagi oleh bank, seumuran ngga bisa pinjam bank di bank manapun. Kalau diperbankan namanya analisis 5C, nah kepercayaan ini merupakan bagian C yang pertama yaitu caracter, bisa dipercaya atau ngga?

    ===
    Jawaban Gnupi
    Iya memang. Saya dengar kredibilitas di bank emang susah didapat kalo uda pernah kena masalah kredit macet. Cuma kalo bisa jangan sampe terjerat rentenir ya Pak, nanti malah makin susah untuk menjadi orang yang ‘bebas’ ;)
    ===

  4. wah-wah saya ndak pernah credit.. itu masih ortu yg urus, mudah-mudahan ajah ntar bisa bangun rumah tanpa credit.. amin :D
    ===
    Jawaban Gnupi
    Amin, semoga kita semua bisa bebas dari kredit seumur hidup kita yach :)
    ===

  5. jangan sampe deh berhutang ke bank…
    sama orang tua saja gak akan pernah lunas….

    ===
    Jawaban Gnupi
    Hihihi.. kalo sama orang tua emang ga akan pernah lunas ya mas :) Soalnya ribet ngitung inflasi dan history record-nya :D
    ===

  6. hehehe iyaah topiknya kok gini yaah…jadi ikut binun ni mas…ripiu ato bukan…tapi yang jelas…kayanya pinjem di bank ya aturannya ribet yaah takut pada ga bayar kali yaah..

  7. selain kartu kredit, aku nggak pernah mengajukan kredit apapun ke bank… nggak beraniii….
    bapak ibu bilang.. nabung sek wae, tukune cash.. walaupun konsekwensinya hampir semua barang yg aku punya, out of date…

  8. kalau bad credit memberikan pinjaman bagi mereka yang tidak memiliki credit records yang sempurna, mgkn di kita blm ada. Tapi apakah sama dgn Pinjaman Tanpa Agunan? Dimana si calon peminjam tidak memberikan jaminan yg umum, seperti sertifikat tanah, atau BPKB. Kalau itu sih sekarang banyak.

  9. Lho, koq nyindir2 Plaju? Siapa yg pernah tinggal di sana? Iru daerah yang memberikan banyak kenangan pada masa kecil saya dulu lho…
    Euts, gak nyambung yah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:-[ (B) (^) (P) (@) (O) (D) :-S ;-( (C) (&) :-$ (E) (~) (K) (I) (L) (8) :-O (T) (G) (F) :-( (H) :-) (*) :-D (N) (Y) :-P (U) (W) ;-)