Acara Tukul – Empat Mata dihentikan KPI
Sebulan ini, para penggemar acara talkshow Empat Mata yang digawangi oleh Tukul mungkin harus bersabar untuk dapat kembali menikmati tayangan yang (dulunya) menyegarkan itu. Pasalnya, KPI telah memutuskan untuk menghentikan acara talkshow Empat Mata tersebut sejak hari Selasa (4/11/08) lalu.
Banyak sumber menyebutkan bahwa penghentian acara Empat Mata oleh KPI ini disebabkan oleh tayangan episode Empat Mata yang menghadirkan Sumanto dalam acara talkshow tersebut. Pada episode tersebut juga ditayangkan adegan memakan kodok dan ikan hidup-hidup, yang mana menurut KPI penayangan adegan tersebut tidak sesuai dengan standar pedoman penyiaran. Ehm.. kalo Undang-Undang Penyiaran yang dilanggar oleh Empat Mata menurut KPI sih UU Penyiaran sebagai berikut
Pasal 28 ayat 3
Lembaga penyiaran televisi dilarang menyajikan program dan promo program yang mengandung adegan di luar perikemanusiaan dan sadistis
Pasal 28 ayat 4
Lembaga penyiaran televisi dilarang menyajikan program yang mengagung-agungkan kekerasan
Pasal 36
Lembaga penyiaran televisi dilarang menyajikan program yang mendorong atau mengajarkan tindakan kekerasan
Hanya saja, komentar dari Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat Dewan Pers, Bapak Abdullah Alamudin yang dilansir oleh Kompas adalah sebagai berikut:
“Mempertunjukkan makan kodok hidup itu sangat menjijikkan. Saya tidak tahu bagaimana perasaan produser dan pembuat acara. Seharusnya redaktur bisa bersikap profesional yang mengerti etika jurnalistik, tetapi saya tidak tahu kalau redaktur bisa mengorbankan profesionalisme karena mendapat tekanan dari pemilik modal,”
“Ketika tanya jawab, jawaban Sumanto tidak nyambung dengan pertanyaan, bahkan terlihat diperolokkan, tapi penonton menikmatinya,”
Kejadian ini agak mengejutkan, karena seperti yang kita tahu, Empat Mata sudah sangat sering menampilkan sesuatu yang bersifat eksesif dan diluar kewajaran tanpa mendapat teguran dari lembaga pemerintah yang diketahui khalayak ramai. Namun, ternyata Empat Mata sebelumnya telah mendapat teguran sebanyak 3 kali dari KPI, dan teguran tersebut tidak digubris oleh tim kreatif Empat Mata. Dan kenapa kok komentarnya jadi seputar betapa jijiknya adegan tersebut. Kalo memang melanggar UU yang dibilang melanggar saja, ga perlu diembel-embeli kata menjijikkan. Karena kalo soal menjijikkan, masih ada acara lain yang ga kalah dengan acara Empat Mata
Penggemar acara Empat Mata mungkin merasa kehilangan, tapi sebagian masyarakat Indonesia ternyata tidak merasa kehilangan, bahkan bersyukur dengan adanya tindakan tegas dari KPI ini. Hal ini dapat dilihat di kolom komentar publikasi berita ini di Kompas.com. Mungkin, guyonan yang mulai hilang kesegarannya dan cenderung saling merendahkan sesama manusia dalam episode demi episode yang ditayangkan seakan mengikis chemistry dan atmosfer menghibur di Empat Mata sehingga masyarakat Indonesia menjadi jenuh atau bahkan muak.
Hanya saja.. kalo memang alasannya adalah sebagaimana yang diuraikan di atas.. Bagaimana dengan acara Fear Factor ya? Di acara tersebut kan juga sering ditonjolkan scene memakan makhluk-makhluk yang masih hidup walaupun hanya serangga. Dan juga saya pernah melihat ada acara yang ditayangkan di Global TV tentang sekelompok remaja yang melakukan hal-hal aneh (yang jadi dasar pembuatan Jejaka Petir kali ya) dan dalam salah satu episodenya menampilkan sebuah pemecahan rekor dalam merusak barang-barang. Hal ini tentu saja ga ada manfaatnya dan hanya merusak kepribadian. Namun, sepertinya ga ada tanggapan serius dari KPI. Jangan-jangan, banyaknya protes yang dituai Empat Mata adalah karena acara tersebut memang banyak penontonnya dan berasal dari segala usia & kalangan. Sehingga bila sedikit “lalai” dalam menjaga kualitas dan mutu acara, maka proteslah yang akan dituai
Hmm… ga ada yang tau persis mengapa Empat Mata sering jadi sasaran peringatan bagi KPI. Sebagai warga negara Indonesia, saya hanya bisa berharap KPI juga mau mengingatkan acara-acara dan stasiun TV yang lain guna meningkatkan mutu tayangan di Indonesia. Yang penting, sebagai blogger, kita ambil saja hikmahnya, jangan sampai kita terjerat dengan masalah yang sama karena kelalaian kita dalam memasukkan konten blog yang tidak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku
Lagipula, saya rasa masalah ini juga akan segera kehilangan momentum, karena sekarang berita yang dipedulikan oleh rakyat adalah berita rencana penurunan harga BBM. Sebuah kabar yang sedikit menghibur di kala banyak orang merasa terhimpit dengan melonjaknya harga BBM beberapa waktu lalu
Artikel yang mungkin berhubungan

November 7th, 2008 at 10:22 am
wah, gak pernah nonton tv …. hihi
November 7th, 2008 at 10:29 am
Karena salah setting tanggal jadi ke-delay deh postingnya.. ga up to date banget nih.. malu
November 7th, 2008 at 11:15 am
saya termasuk yang enjoy aja dengan 4 mata, tapi saya TIDAK mengatakan bahwa acara makan kodok hidup2 itu termasuk tontonan yang fine2 aja loh
untunglah 4mata biasa ditayangkan pada jam 1/2 11 waktu indonesia tengah, jadi anak2 biasanya kan dah bobo. tapi sekarang dihentikan ya tambah gpp. ada bagusnya mungkin karena banyolannya juga udah terbilang bikin jenuh
November 7th, 2008 at 11:28 am
sekalian tutup aja stasiun TV yang ada di Indonesia…
November 7th, 2008 at 11:42 am
Emang lama-lama bosen juga nonton 4 mata terus…
November 7th, 2008 at 11:47 am
@ harianku: Wow… wow… wow… Cold down men…. dunia belum kiamat kok. Bung ipung kan cuma nyampein fakta dan realitanya. Mestinya kita juga mesti lebih arif dong menyikapinya.
November 7th, 2008 at 11:51 am
pemilu sebentar lagi mas. jadi bbm diturunkan oleh pemerintah
November 7th, 2008 at 1:05 pm
jadi sebenernya sumato makan orang ato kodok sih???
November 7th, 2008 at 1:41 pm
@simplestep
masa sih ga pernah nonton TV. Rugi lho, soalnya saya sering muncul di TV hehehe (ngayal mode: on)
@yudi
Saya hanya nonton empat mata ketika saya sedang ingin tertawa, tanpa harus ambil pusing topik yang dibahas di Empat Mata itu bermutu atau engga. Cuma kalo lagi sesi ejek2an itu agak kurang nyaman juga nontonnya.. Seolah membudayakan saling menghina sesama teman begitu
Dan bener kata mas Yudi, acara itu emang mulai membuat jenuh, sekalipun sudah mengalami beberapa perubahan konsep.
@harianku
jangan mas.. nanti saya jadi ga bisa nonton Heroes 2 gratis
@Hanif
Benar sekali.. di Indonesia konsep menghadirkan artis cantik di acara talkshow memang sudah dilatahi oleh banyak acara-acara lain. Saya lebih seneng nonton Oprah Winfrey show, karena bisa dapat ilmu dan pandangan baru dari orang-orang yang konsisten dengan salah satu cara pandang tertentu
@tukang sapu radio
Benar sekali mas. Kita memang harus arif dalam menghadapi fenomena di lingkungan kita. Kalo terlalu keras, nanti bisa dianggap radikal, kalo lembek, nanti dibilang tidak berpendirian
@Adwan
Hehehe.. harga minyak dunia memang turun kok mas. Maka dari itu BBM bisa diturunkan. Ketika naik jadi 6000 waktu itu kan estimasi harga sampe $120, nah pas harganya $140 pemerintah tidak menaikkan harga BBM tho, jadinya APBN juga tekor untuk menjaga harga untuk tidak naik.
Maka dari itu, penurunan harga BBM tidak bisa cepat dilakukan karena surplus dana penurunan harga minyak dunia ini bisa dijadikan “penambal” APBN kemaren.
Soal kebutuhan dan biaya energi manusia saat ini itu sangat kompleks Mas Adrian. Kebetulan jurusan saya ketika kuliah kan juga mencermati masalah energi
Maaf kalo OOT
@suamimalas
Sumanto mantan pemakan manusia mas.. kalo soal dia pernah makan kodok atau engga, saya belum sempat nanya
November 7th, 2008 at 2:09 pm
duh saya kok belum pernah nonton acara scr utuh ya.
palingan sekilas2 aja
November 7th, 2008 at 7:48 pm
@kw
Hmm.. wajar kalo ga pernah nonton secara utuh. Sejak Empat Mata kebanjiran iklan, emang kadang jadi males nungguin scene demi scene yang diselain sama jeda iklan terus
November 7th, 2008 at 10:05 pm
“begitulah kalo negara kebanyakkan aturan begini salah begono salah…
jadi bangsa kita gak akan pernah kreatif, gak aneh kalo bangsa kita ketinggalan jauh dari negara ASEAN lainnya, masih primitif pemikiran kaum birokrat indonesia yang tahunya UUD (ujung-ujungnya duit)
”
buat undag-undang begini buat undang-undang begini lagi, buat undang-undang doang tapi gak di taati, mendingan juga undang-undang kira rebus buat makan malam…
Ujung-Ujungnya Duit
Pasal 28 ayat 3 , kalo dilihat pasal itu seharusnya KPI hapus juga dong acara BUSER dan sejenisnya, kan kadang-kadang ada adegan pemukulan maling ayamnya… (tapi kok maling uang rakyat enak melancong ke luar negeri)
November 7th, 2008 at 10:22 pm
saya kehilangan juga.. soalnya kadang kalo udah malem dan gak ada tontonan lain, saya “terpaksa” nonton si tukul
November 7th, 2008 at 10:51 pm
@jimmy
sejak ngurus blog, jam nonton tukul emang sudah saya korbankan untuk waktu blogwalking :))
@adam prawiranegara
Setuju.. acara yang menampilkan kekerasan secara eksesif emang harusnya disudahi, walau dalam bentuk sinetron, reality show cinta ataupun BUSER.
November 7th, 2008 at 11:08 pm
dendam sama mas tukul kali
(ga nyambung deh)
November 7th, 2008 at 11:19 pm
@izandi
Wah OOT.. jangan-jangan mas Izandi yang dendam sama Tukul.. soalnya dikasih wajah yang sedikit lebih keren dari Tukul
November 7th, 2008 at 11:50 pm
wah, sampai hari ini saya belum pernah nonton mas… hehehe maklum di jambi TPI lom dapet
November 7th, 2008 at 11:58 pm
wah saya jarang nonton tipi jadi ngga seberapa ngefek, pernah ntn sekali acara 4mata tapi koq sptnya acara yg aneh ya..
November 8th, 2008 at 12:06 am
aku jarang nonton sih tuh acara..
jadi mo di stop or nggak, gak ngaruh…
tapi bagus deh kalo KPI bisa bertindak tegas, jangan ngomong doang..
November 8th, 2008 at 12:54 am
tapi kok bisa gitu seh???
November 8th, 2008 at 1:03 am
Uda ndak nontn acra tV itu smenjak staunan yg lalu, hbis mboseni dan ngobral iklan mulu
November 8th, 2008 at 2:51 am
wa, sampe diblokir gitu ya
tapi alasannya kok gara2 kodok
bukan gara2 “pelecehan” sensual
gapapa la, jarang nonton 4 mata kok
yg penting heroes gak diblokir
eh, KPI tu apa ya :-?
November 8th, 2008 at 4:01 am
@Paman Gober
Empat Mata itu di Trans7 Mas Putera, dan ga ada kata TPI di artikel ini, adanya KPI
@Xero
Emang acara itu agak aneh. Maka dari itu saya bilang kalo saya nonton acara itu cuma kalo lagi pengen ketawa aja, tanpa mentingin acara Empat Mata itu lagi ngobrolin apa
@tyas
Iya.. yang penting emang tindakan dari KPI-nya. Semoga bisa jadi shock therapy bagi stasiun Televisi yang lain
@Wewen
Iya.. kasian emang Tukulnya.. kali ini emang yang ditegur Empat Mata-nya, dan bukan personal Tukulnya. Tim Empat Mata emang suka aneh2 sih.. akhirnya kena juga deh
@badoer
sama mas.. terakhir saya nonton yang pas konsepnya itu ganti meubel tiap acara dan dibuat kaya panggung sandiwara
@1punker
karena ada Sumanto dan ada acara makan kodok, mungkin asosiasinya jadi seolah “nyerempet” peristiwa Sumanto yang memakan bangkai (walau sebenernya ga nyambung juga sih ya)
KPI = Komisi Penyiaran Indonesia
November 8th, 2008 at 8:16 am
wah, pantes ga disiarin lagi.. saya baru tau kalo tayngannya diberentiin
November 8th, 2008 at 2:10 pm
hehehe jarang nonton tipi
kalopun nonton paling jg siaran berita
Ya biarlah bentar lagi jg tergerus isu isu di media yg laen
November 8th, 2008 at 2:14 pm
untung ku gak doyan liat empat mata yang di gawangi tukul kalo gak bakal kecewa dah
November 8th, 2008 at 3:06 pm
saya jarang sih nonton acaranya Om Tukul empat mata, nonton yang laen (yang jelas bukan sinetron
)
November 8th, 2008 at 4:36 pm
jarang nonton tipi bro! lebih seneng nguthek-uthek komputer!
November 8th, 2008 at 5:47 pm
Kalo menurut saya sih emang pantes 4 Mata dijatuhi sanksi. Sudah terlalu sering mereka menyajikan sesuatu yg tidak pantes. Sepeerti kata Mas Ipung, sebenarnya masih banyak program acara lain yg tidak layak siar, namun masih tetap bertahan sampai sekarang. Seharusnya KPI bertindak tega dan tidak pandang bulu lagi. proaktif, jangan menunggu laporan dari masyarakat dulu.
November 9th, 2008 at 6:23 am
4 mata apa sama dengan yng kembali ke laptop itu ya….hihi..katrok nih
November 9th, 2008 at 8:43 am
@Reza Fauzi
Wah.. penggemar Tukul tho mas?
@cebong ipiet
Iya tuh.. yang lagi rame malah berita eksekusi Amrozi CS
@MedanBlogger
Wah.. hobinya nonton apa nih mas?
@Artha
Hehehe.. iya.. jam segitu kalo ga blogging saya nyempetin nonton anime koleksi saya yang belum sempat ditonton
@wahyudi
Wah.. temen saya hobinya nguthek-nguthek komputer akhirnya dengan sukses bikin 5 motherboad, 3 VGA dan 2 RAM mati total
@Ecko
semoga kalo KPI bertindak tegas, masyarakat sineas dan penikmat televisi ga demo aneh2 juga..
@aeri alias arie
Iya.. yang kembali ke laptop itu
November 9th, 2008 at 9:30 am
iya kalo acaranya keterlaluan harus dihentikan
Kayak sumanto yg makan hewan mentah..
November 9th, 2008 at 11:26 am
@ariwolu
Yup2.. mari turut memberi input positif pada stasiun televisi kita
November 9th, 2008 at 1:15 pm
Hilang deh salah satu acara favorite gue
November 9th, 2008 at 10:27 pm
No Comment bro, gak ada efek ada atau gak empat mata…
November 9th, 2008 at 10:45 pm
@feri
Jangan bersedih.. cuma satu bulan kok
@longradar
Iya juga si.. tapi sepertinya beberapa penggemar Ngatini bakal kehilangan nih
November 10th, 2008 at 6:55 am
tayangan memakan kodok hidup2 itu memang keterlaluan kalo di acara 4 mata.soalnya penontonnya kan memang tidak siap untuk itu.lain ceritanya kalo acara memakan kodok hidup2 itu dilakukan di acara fear factor.
November 10th, 2008 at 9:33 am
mosok gitu ja dilarang????!!
G da 4mata jadi jarang nonton tv!!!
KPI ndeso
November 10th, 2008 at 12:57 pm
emang salah sih tapi coba, team kreatif trans suruh makan ayam kan lebih enak tuuh, atau makan shusi atau ikan salmon mentah kan enak tuh, tapi harus juga KPI jangan terlalu munaklah masa gitu aja harus bubarrrrr,
jangan-jangan karena 4 mata ngetop jadinya KPI ikutan ngetop, supaya manyarakat bilang KPI memang perhatian
November 10th, 2008 at 1:56 pm
@denmazz
Tapi kalo konsisten dengan undang-undang yang disebutkan di atas, seharusnya tindakan yang diambil sama dong mas
@agger
hahaha.. KPI ndeso? Mungkin juga begitu.. soalnya yang dilarang baru 4 mata sih, acara yang lain belum pernah tahu kali ya
@kevin
Yach.. bisa dibilang begitu… karena empat mata ngetop, jadinya kan fenomenal kasusnya
November 10th, 2008 at 2:11 pm
tadinya aku dah bosen ma empat mata. tapi justru gara2 tayangan sumanto itu sayah jadi semangat lagi nonton empat mata. ah kpi ada2 aja. la wong di dorce show aja ada itu yang makan kodok itu disitu ya memperagakan makan kodok dan hewan2 lain juga dihadapan pemirsa kok ga dicekal? saya rasa yang melaporkan acaranya tukul juga didasari sikap jealous atau iri.. sorry to say.. ketimbang sibuk cekal empat mata mbok ya lebih baik mencekal tayangan2 mistik di tpi en sinetron dangdut ga mutu di indosiar itu yang lebih memuakkan ketimbang acaranya tukul..
*hehe sori emosi*
November 10th, 2008 at 2:18 pm
@ika
iya.. sampe dimasukin ke plurk-nya mbak ika ya waktu itu
Hmm.. Acara Dorce show itu semacam oprah winfrey wannabe, sayang host-nya kadang suka terlalu berlebihan, jadi ga jelas image yang mau diusung itu seperti apa.
Yup2.. tayangan mistik TPI itu favoritnya desa KKN-ku dulu lho mbak. Aku juga baru ngeh segmen pasar TPI pas KKN
Sinetron dangdut Indosiar itu proyek pelarian dari produser serial silatnya indosiar dulu.
Kalo uda kepepet stasiun tv emang sering mengabaikan kualitas tayangannya ya..
November 10th, 2008 at 10:27 pm
ya….sudahlah. gitu aja kok repot, yang pentingkan kerjaanya bukan dari nipu orang, ya namanya juga orang mau nyari makan, minyak tanah langkah, minyak sayur mahal, ya makan idup2 aja. yang penting gak merugikan orang lain.
November 11th, 2008 at 4:54 am
@abuns
hahaha… pendekatannya lucu sekali dan sangat aktual
November 11th, 2008 at 10:31 pm
kpi : bagus,jadikan ini sbg batu loncatan utk lebih berani dan bersikap
4mata : bagus..bagus..itu (red: ky gaya tkul yg ngmong) biar jd intropeksi tim kreatif. Klo plu tapa di gua dl. Hehe..
November 12th, 2008 at 10:49 am
mending nonton kick andy keliatan beda dan bobot acaranya. (Y)..
kelucuan ga harus menghina orang..
November 13th, 2008 at 1:18 pm
TUKUL !!!
au ah , gelap
November 13th, 2008 at 6:17 pm
@bogres
Setuju
@andrias peni
emang sih.. emang beda segmen kedua acara itu
@budi
nyalain lampu yuk.. biar Tukul jadi terang
November 14th, 2008 at 3:30 pm
SUMANTO MAKAN KODOK !!
Hmm… Pie rasa ne mas?
Sumanto… Sumanto… lo kenyang tapi kasihan si tukul di pecat..
kayaknya ga adil neh.. dasar KATAK..
November 14th, 2008 at 6:02 pm
[...] dipikir ada-ada saja ya peristiwa sebulan ini, mulai dari dicekalnya Empat Mata, Hukuman mati Amrozi, Angin Puting Beliung di UGM, Hyatt dan Sendangadi (Sleman), dan kini ditambah [...]
November 14th, 2008 at 9:37 pm
itu cuma skenario manajemen empat mata untuk mendepak tukul, karena tukul bayarannya paling mahal, bayangi 30 juta hanya untuk tukul hanya untuk sekali tampil… yang lain kebagian apa?
itu kata temen saya sih …
November 15th, 2008 at 5:28 am
@Sumanto
Yang makan kodok bukan Sumanto mas
@mumunto
Yah.. berita itu bisa benar bisa salah.. bisnis hiburan emang mahal kok, angka 30 juta bukanlah sesuatu yang wah
November 18th, 2008 at 9:33 pm
sama spt extravaganza, Saya sudah lama tidak menonton 4mata…
dikarenakan banyolan berlebihan, kurang senonoh, dan saru, mereka mungkin jg sdh kehabisan ide bwt dipertontonkan……..
Oya, aq inget film LOTR (Lord of the rings)….depan2nya ada orang (apa setan) makan ikan lele idup2…..bknya kejadian i2 sama persis dgn 4mata saat ini??? mengapa tidak di “blokir” film tsbt??? aneh….apa mata mereka picek(jawa-indo : Buta)???
Sinetron juga, krg mndidik……adanya kekerasan doank ceritanya….spt kisah sedih di hari minggu yg dulu pernah tayang di RCTI, masa ada KDRT di rumah gak selese2…???
Kalo bkn kekerasan, yg ditontonin ituuuu2 aja…..entah itu cinta gombalin kek, dilambat2 in kek…..eeeeh, ada tulisan bersambung lewat……
Indosiar juga….,,, film dubbingan yg gak bermutu……….porno kadang (kyk film india, nembak sambil muterin pohon2 n joget2 gak jelas…….
KPI, i’m still waiting tindakanmu!!!!!
November 20th, 2008 at 1:21 pm
@KOMIKAMU
Sekarang KPI bikin iklan layanan masyarakat.. katanya kalo ada tayangan yang ngaco tinggal lapor aja.. mari menonton dan melaporkan sinetron menyesatkan di Indonesia
November 20th, 2008 at 5:22 pm
Kenapa Tukul aja yang dikorbankan ?
November 22nd, 2008 at 11:57 pm
kgen jg ma mas tuKuL
January 1st, 2009 at 7:28 am