Keyword untuk Kemajuan Bangsa Indonesia
Belakangan ini, di layar kaca mulai bersliweran advertorial politik yang cukup intens. Mulai dari para peserta Pilkada sampai politisi yang sudah memulai upaya branding untuk maju ke panggung pemilihan Presiden tahun 2009 nanti. Yang baru saya sadari, ternyata politisi sekarang juga hobi main tembak keyword, ga beda dengan SEO blogger
Mereka memasarkan banyak keyword yang bisa dibilang diidamkan oleh rakyat, sebut saja, pendidikan murah atau bahkan gratis, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemulihan ekonomi dan banyak lagi angin surga yang mereka hembuskan di telinga dan pikiran rakyat. Disisi lain, melalui media juga kerap kali diekspos tentang keburukan dan kebobrokan pemerintah saat ini. Jangan heran jika pemerintahan SBY selalu jadi sasaran empuk atas kemalangan bangsa dan keruntuhan moral para penggede. Kalo diistilahkan secara SEO, SBY saat ini sedang dioptimasi untuk keyword yang bersifat negatif.
Saya nda mau membahas tentang SBY di artikel ini, bagi saya masa depan jauh lebih penting ketimbang mempertanyakan pilihan kita pada Pilpres masa lalu. Saat ini, Prabowo sudah menembak keyword untuk pemulihan swadaya pangan untuk Indonesia, peningkatan kesejahteraan petani dan pengurangan impor, minimal untuk bidang pangan. Dan selain Prabowo, yang santer di televisi adalah Soetrisno Bachir yang gencar dengan semboyannya “Hidup adalah Perbuatan”. Saya nda tahu untuk apa posternya kini memenuhi jalan-jalan di Jogjakarta. Bukankah musim pemilu belum dimulai. Tapi saya masih excuse lah, toh semboyannya masih bermanfaat kalo orang mau menelaah lebih dalam. Jadi, sekarang bisa dibilang Soetrisno Bachir sudah menembak keyword untuk kebangkitan bangsa termasuk pemulihan ekonomi, dan seolah ga mau ketinggalan, kejuaraan EURO 2008 pun sudah diambil untuk menarik simpati para penggila bola yang begadang tiap malam buat nonton pertandingan akbar tersebut.
Namun keyword yang masih belum saya dengar adalah moral bangsa, intelegensi bangsa, semangat juang bangsa dan cinta tanah air. Kemana keyword-keyword itu? Bukankah kesemuanya adalah kunci penting bagi bangkitnya bangsa yang katanya agamis ini. Di bangsa yang sudah kecanduan subsidi, hedonisme dan terjangkit kemiskinan lahir dan batin ini, dibutuhkan formula yang lebih hebat dari sekedar penghilang rasa sakit, kita perlu dukungan yang lebih besar dari sisi rohani untuk bisa kembali bangkit menghadapi realita kehidupan.
Mungkin hal ini yang bikin buku “The Secret” laris manis sekalipun harganya cukup bikin kantong bolong untuk ukuran buku setipis itu. Jujur saja konsep yang ditawarkan buku itu ga lebih dalam dari artikel yang saya dapat di internet sejak tahun 2001 lalu. Namun banyak orang terbius karena buku itu ber-keyword-kan “kemakmuran dan kesejahteraan”, sehingga jiwa mereka yang merasa terhimpit oleh kehidupan seolah mendapat harapan baru untuk mengubah hidup mereka.
Berhubung sepertinya banyak blogger yang akan memilih golput. Mari kita bersama pasarkan keyword-keyword yang terlupakan oleh para politisi kita. Sadar atau tidak, tulisan iseng yang kita buat mungkin bisa jadi inspirasi bagi pembaca kita, karena buatnya (semoga saja) lebih tulus dibandingkan mereka. Kita boleh golput, tapi bukan berarti kita ga bisa membuat perubahan. Ga harus jadi politisi untuk bisa membangun bangsa, mulai dari diri sendiri aja, bangkitkan pelita yang kita miliki. Pelita kecil kita akan cukup untuk menerangi orang disekitar kita, dan mungkin nantinya akan membantu orang terdekat kita menemukan pelita dalam diri mereka sendiri.
Ayo blogger, kita tembak keyword untuk kemajuan bangsa kita, siapa tahu pembaca kita dapat teroptimasi untuk keyword yang membangun jiwa mereka. Semoga Indonesia benar-benar bisa bangkit
Artikel yang mungkin berhubungan
June 22nd, 2008 at 4:42 pm
benar pung.. lagian untuk melakukan perbuatan baik ga harus jadi gubernur atau wakil rakyat kok, justru biasanya kalo sudah jadi wakil rakyat,rakyat malah dilupakan. tokoh2 seperti prabowo dan amien rais lebih baek ndak usah jadi presiden soalnya entar idealisme mereka runtuh..gara2 do-it ..
June 22nd, 2008 at 4:52 pm
@Ika
Setuju mbak, lha wong kalo dah jadi RI 1 harus menjaga keseimbangan kekuasaan dengan partai lainnya. Idealisme untuk bangsa akan ditekan oleh prokontra di dalam anggota dewan.
Lebih baik kita lakukan sesuatu untuk orang disekitar kita, semakin banyak yang begitu, semakin banyak yang terbantu
June 22nd, 2008 at 7:41 pm
ga bisa tembak keyword
takut nyasar
June 22nd, 2008 at 8:04 pm
@Persikers
Kalo nyasar hubungi kantor polisi terdekat aja mas Harry
June 22nd, 2008 at 8:07 pm
Ntar malah ada yang bisnis keyword.
June 22nd, 2008 at 8:11 pm
@imcw
Bukannya paid review itu juga bisnis keyword
Terima kasih sudah mampir
June 22nd, 2008 at 8:43 pm
pakai kata sex aja..
*kaburrrrr
June 22nd, 2008 at 8:55 pm
@okta sihotang
Waduh.. sindrom miss erot-nya belum sembuh ni kayanya
June 22nd, 2008 at 10:32 pm
sori Dab OOT
banner XL itu mbayar ga?
June 22nd, 2008 at 10:43 pm
@persikers
Gapapa, itu banner pas ikut kompetisi blog XL. Ga tahu uda selese apa belum kompetisinya. Lgan linknya juga saya nofollow kok. Jadi ya saya biarkan saja banner itu mejeng satu bulanan lagi
June 22nd, 2008 at 11:26 pm
Wah nglamar tim sukses salah satu calon presiden kayaknya boleh noh, kira2 ada lowongan penasihat SEO ga yah
June 23rd, 2008 at 2:45 am
@daaan
Wakakaka…
Kalo ada lowongan gitu, mungkin kerjaannya bikin situs atau blog milik partai lain di exclude google ya
June 23rd, 2008 at 5:46 am
saya takutnya kalo keyword-keyword itu cuma janji2 aja. ntar kalo dah naik pegang jabatan, lupa deh optimasi keywordnya. buntutnya kena rakyat kecil lagi deh
June 23rd, 2008 at 6:31 am
@yudi
itulah repotnya hidup di dunia yang penuh prasangka. Rakyat kecil selalu curiga sama elite politik, elite politik selalu menganggap rakyat kecil ga tahu apa-apa…
Makanya, saya ngajak blogger membangun bangsa, sebagai ajakan tulus pada pembacanya untuk bisa hidup lebih baik
June 23rd, 2008 at 7:46 am
Kaya nya sekarang lagi marak maen tembak tembakan ya?
June 23rd, 2008 at 8:09 am
@Putra Eka

Iya mas, hati-hati jangan kena tembak, nanti kehilangan bandwith hehehe
Gimana “VJ Rianti Bugil”-nya kemaren? Sukses kan mas?
Semoga banyak blogger yang bisa ningkatin pendapatannya setelah mereka uda paham keyword SEO
June 23rd, 2008 at 8:23 am
Keyword yang pasti bakal rame: Indonesia
June 23rd, 2008 at 8:25 am
@Dino
Iya.. serame negaranya ya mas Dino
June 23rd, 2008 at 8:29 am
btw saya dah tembak keyword bbrp kali bulan ini, cespleng sih alexa naek ke 262 ribuan (sebelumnya 278 ribuan), tapi kok job SR tetep seret ya..
, kayake sekarang maen SR bejo2nan neh,, hehe
June 23rd, 2008 at 8:58 am
@ika
Advertisernya mbak yang lagi pilih-pilih
Oya.. mungkin juga mereka lihat blognya mbak Ika kok banyak posting advertorialnya gitu, jadi mereka agak gimana gitu.. Kata pemain paid review professional, usahakan rasio posting original vs paid review berkisar 2:1. Jadi untuk tiap satu posting review, kita harus masukin 2 posting original kita,supaya ga dikira kita mata duitan banget sama advertisernya…
*padahal saya sendiri mata duitan hehehe*
June 23rd, 2008 at 11:58 pm
Dalem banget bahasannya mas
saya ga ikutan ah soal ginian mah. Nunggu tutorial tentang SEO nya saja ah
June 24th, 2008 at 3:03 am
@@del
Wah… curiga saya.. biasanya mas @del juga bahas ginian di blognya
June 24th, 2008 at 7:51 am
gnupi: oh iya ya,,hehe iya seh kemaren2 banyak post berbayarnya, tapi sekarang2 ini lagi mulai lagi nambahin postingan originalnya, hmm paling enak untuk nembak2 kayaknya tentang entertainment neh,,hehe
June 24th, 2008 at 8:04 am
@ika
Met nembak keyword mbak
Emang.. volume pencarian untuk entertainment emang paling gede dibanding yang lain.. Ya.. sayangnya saya ndak gaul, ga pinter nulis tentang entertainment
June 24th, 2008 at 8:31 am
June 24th, 2008 at 8:48 am
mas…salam kenal yah…bole tukeran link ga…?
June 24th, 2008 at 9:40 am
hmmm….Jadi pemimping emang enak ko.
June 24th, 2008 at 11:00 am
@nina
keywordnya dikit aja nglakuinnya uda susah mbak
Terima kasih sudah mampir
@ai

Kayanya ini uda komentar kedua deh
Oke, linknya bakal kupasang
Kalo ai besok pindah blog, jangan lupa ngabari ya. Biar ga ada deadlink di sini
@ubadmarko
Tergantung konsep dan makna “pemimpin” itu sendiri mas.. Kalo saya sih ogah jadi RI 1
Terima Kasih sudah mampir
June 25th, 2008 at 6:20 pm
artikel ini kok sudah masuk ke Lintasberita.com ya..
Saya mau mengucapkan terima kasih buat yang sudah meluangkan waktu untuk submit artikel ini ke lintasberita.com
July 2nd, 2008 at 10:05 pm
[...] bloggingnya, blogger pemula cenderung menganggap blog sebagai lanjutan dari pelajaran bahasa Indonesia atau bahasa Inggris yang nantinya akan dinilai dan menentukan masa depannya. “Harus membuat [...]
July 4th, 2008 at 10:34 pm
[...] “Jangan” malah makin tertantang untuk melakukan sesuatu yang dilarang tadi. Seperti Indonesia, di usianya yang mau ke 53 tahun, semakin dibilang jangan, semakin banyak melakukan, dibilang [...]
November 5th, 2008 at 5:06 pm
Iya bung.. jangan asal nembak keywords, tapi sangat sulit sekali mencari keyword yang bagus… mikirin smalam suktuk juga ga ketemu..
November 5th, 2008 at 8:36 pm
@sopian
Lha yang nembak keywords di artikel ini kan para politikus.. bukan saya hehehe
November 7th, 2008 at 9:28 am
[...] acara Empat Mata mungkin merasa kehilangan, tapi sebagian masyarakat Indonesia ternyata tidak merasa kehilangan, bahkan bersyukur dengan adanya tindakan tegas dari KPI ini. Hal [...]
January 5th, 2009 at 9:54 pm
[...] Demi kemajuan Indonesiaku tercinta [...]