Bila Bisa Membuat Presentasi Bagus, Kenapa Harus Jelek?

Di era yang dibanjiri dengan maraknya tokoh-tokoh motivator dan entepreneur yang digemari seperti sekarang ini, banyak orang yang lantas melihat ladang baru di bidang seminar terkait bisnis, motivasi dan entrepeneurship. Mulai dari civitas kampus, maupun lembaga-lembaga bimbingan dan konsultasi yang terkait dengan bidang tersebut ramai-ramai mengusung seminar dan workshop bisnis dan motivasi mereka.

Animo yang cukup besar ini tentu saja memberi sedikit harapan, bahwa kedepannya bangsa kita akan diramaikan oleh generasi yang optimis, cerdas dan memiliki jiwa entepreneurship tinggi. Namun sayang, membanjirnya seminar-seminar terkait bisnis dan motivasi ini terkadang tidak dibarengi dengan profesionalisme dalam menyajikan materi yang seringkali menyebabkan konsep yang mereka sampaikan menjadi kabur. Padahal, materi training yang disajikan secara apik, deskriptif dan menarik tentunya akan membuat peserta memiliki kesempatan lebih besar untuk menikmati dan menyerap materi yang disampaikan.

Sebagaimana yang baru saya alami beberapa bulan yang lalu, saya tertarik untuk mengikuti sebuah seminar bisnis karena desain poster mereka terlihat profesional sehingga saya berpikir “Acara ini pasti menarik”. Namun sayang, dalam acara tersebut, penyampaian materi menjadi sangat membosankan karena slide yang ditampilkan sangatlah ‘datar’ layaknya dibuat oleh orang yang baru mengenal aplikasi Power Point. Padahal untuk belajar untuk membuat slide presentasi bisnis yang berkualitas tinggi misalnya, kita bisa belajar dari slide-slide yang bertebaran di internet. Materi presentasi yang ada di RajaPresentasi.com misalnya, di situs tersebut kita dapat melihat bagaimana contoh slide yang didesain secara profesional walaupun sekedar preview. Saya berharap, di kemudian hari pihak-pihak yang sering mengadakan training-training semacam itu akan selalu mengedepankan prinsip good package, good content dalam acara-acara yang mana peserta membayar untuk itu.  Maju terus Indonesiaku :)

Menyalakan (kembali) Gairah Blogging

Apa kabar semuanya? sudah terlalu lama rasanya blog ini tidak di update. Kebetulan memang gairah blogging saya (terutama blogging dalam bahasa Indonesia) berada pada titik terendahnya 3 bulan kemaren. Untuk itu, tidak bosan-bosannya saya mengucapkan terima kasih dan mohon maaf kepada semua teman-teman yang sudah sudi datang ke blog belajar SEO ini walaupun belum ada blog post baru.

Walaupun dulu saya pernah membuat artikel mengenai hambatan dalam blogging, akan tetapi yang menyebabkan gairah blogging saya menurun bukanlah salah satu dari hal-hal yang diuraikan di sana. Akan tetapi karena belakangan ini saya terlalu berfokus pada hal-hal yang menghilangkan gairah saya untuk terus blogging. Beberapa masalah pribadi yang membuat perasaan tidak nyaman, berulang kali menemukan artikel saya (yang walaupun jelek-jelek gitu dibuat dengan susah payah) dibajak tanpa ijin, dan hal-hal tidak menyenangkan lainnya. Bila anda pernah mendengar bahwa blogging dari hati adalah teknik terbaik dalam menciptakan artikel blog yang bagus, maka saya menemui bahwa ketika hati sang blogger tidak fit, maka mutu artikel blog pun merosot tajam, setidaknya itu yang saya alami 3 bulan ini :D

Continue reading

Iklan Pemilu PilPres Nanti Serame Apa Yach?

Pemberitaan seputar kelanjutan Pemilu di Indonesia sepertinya makin ramai menghiasi media-media, baik visual maupun cetak. Mulai dari berbagai tuduhan kecurangan dalam Pemilu Legislatif kemaren hingga prediksi mengenai siapa yang akan mendampingi capres dari Partai Demokrat yang hingga saat ini menghasilkan suara terbanyak baik dari penghitungan KPU maupun QuickCount.

Namun kali ini saya tidak terlalu berminat untuk ikut-ikutan mengeluarkan prediksi pasangan capres dan wapres yang akan maju ke Pilpres 2009 besok. Saya justru lebih tertarik untuk mencermati iklan-iklan melalui media televisi yang dilancarkan oleh partai-partai peserta Pemilu legislatif beberapa waktu yang lalu. Continue reading

Gnupi kembali Blogging

Apa kabar teman-teman? :D

Senang sekali rasanya bisa kembali menyapa teman-teman blogger sekalian melalui blog ini :)

Tanpa terasa ternyata sudah sebulan lebih blog ini dianggurin. Sampai-sampai banyak sahabat yang mulai mengingatkan untuk segera mengupdate blog ini. Seperti bang Zalukhu yang lagi hot membahas / melawan salah satu penipuan internet. Atau Helda yang lagi memberi solusi bagi mereka yang sering merasa kekurangan duit .

Terima kasih banyak untuk teman-teman semua yang terus memberi dan menjadi semangat saya untuk terus menulis di blog ini. Dan walaupun mungkin sebenarnya tidak signifikan bagi pembaca sekalian, saya akan sedikit bercerita mengapa saya absen blogging selama hampir sebulan ini. *pembelaan sepihak Gnupi.com* :D

Continue reading

Solusi Saat Reputasi Kredit Anda Buruk

Bila teringat pesan orang tua ketika saya masih di SD dulu, terkadang saya jadi tersenyum sendiri. Soalnya pesan orang tua saya itu berbunyi

“Jauhilah hutang, karena itu hanya akan membuat hidupmu sempit”

dan yang terjadi 9 tahun kemudian adalah saya mendapati keluarga kami memiliki credit ke salah satu bank guna menyuplai dana pembangunan rumah. Saat itu, keluarga saya terpaksa membutuhkan credit karena saat itu kami belum memiliki rumah, dan mengontrak rumah sepertinya sudah bukan pilihan yang menguntungkan di Jogja. Kebetulan dana yang sudah bertahun-tahun dikumpulkan dan tadinya bisa memenuhi pembiayaan sampai jadi bentuk luarnya menjadi hanya dapat mencukupi untuk membangun pondasi saja karena terpaan krisis moneter waktu itu.

Continue reading