Bila Bisa Membuat Presentasi Bagus, Kenapa Harus Jelek?
Di era yang dibanjiri dengan maraknya tokoh-tokoh motivator dan entepreneur yang digemari seperti sekarang ini, banyak orang yang lantas melihat ladang baru di bidang seminar terkait bisnis, motivasi dan entrepeneurship. Mulai dari civitas kampus, maupun lembaga-lembaga bimbingan dan konsultasi yang terkait dengan bidang tersebut ramai-ramai mengusung seminar dan workshop bisnis dan motivasi mereka.
Animo yang cukup besar ini tentu saja memberi sedikit harapan, bahwa kedepannya bangsa kita akan diramaikan oleh generasi yang optimis, cerdas dan memiliki jiwa entepreneurship tinggi. Namun sayang, membanjirnya seminar-seminar terkait bisnis dan motivasi ini terkadang tidak dibarengi dengan profesionalisme dalam menyajikan materi yang seringkali menyebabkan konsep yang mereka sampaikan menjadi kabur. Padahal, materi training yang disajikan secara apik, deskriptif dan menarik tentunya akan membuat peserta memiliki kesempatan lebih besar untuk menikmati dan menyerap materi yang disampaikan.
Sebagaimana yang baru saya alami beberapa bulan yang lalu, saya tertarik untuk mengikuti sebuah seminar bisnis karena desain poster mereka terlihat profesional sehingga saya berpikir “Acara ini pasti menarik”. Namun sayang, dalam acara tersebut, penyampaian materi menjadi sangat membosankan karena slide yang ditampilkan sangatlah ‘datar’ layaknya dibuat oleh orang yang baru mengenal aplikasi Power Point. Padahal untuk belajar untuk membuat slide presentasi bisnis yang berkualitas tinggi misalnya, kita bisa belajar dari slide-slide yang bertebaran di internet. Materi presentasi yang ada di RajaPresentasi.com misalnya, di situs tersebut kita dapat melihat bagaimana contoh slide yang didesain secara profesional walaupun sekedar preview. Saya berharap, di kemudian hari pihak-pihak yang sering mengadakan training-training semacam itu akan selalu mengedepankan prinsip good package, good content dalam acara-acara yang mana peserta membayar untuk itu. Maju terus Indonesiaku
Artikel yang mungkin berhubungan

November 6th, 2009 at 10:33 pm
benar Mas Ipung,
sebuah acara bisa menarik tidak hanya dari sisi yang menyelenggarakan, yang mempresentasikan, melainkan bahan-bahan yang dipresentasikan juga perlu bagus dan memikat.
Kalaupun acara dengan presentasi slide dasar masih dipakai, seperti yang pernah saya ikuti, pengunjung atau peserta yang mengikuti acara tersebut, kok malah menunggu kapan munculnya slide dengan bunyi “SEKIAN DAN TERIMA KASIH”
November 9th, 2009 at 8:20 am
hallo mas ipung…dah lama g blogwalking neh…hehehe
hmm…beberapa bulan yg lalu pernah juga diadakan seminar tentang IT dsni…judulnya sangat menarik karena berhubungan dengan Linux dkk…tapi sayang peserta seminarnya kebanyakan berasal dari PNS2 yg menurut ai blom terlalu mengerti tentang Windows tp dah disuguhin materi yg berat seperti Linux dan software pendukungnya…
sepertinya kebanyakan seminar diadakan salah sasaran
November 9th, 2009 at 8:21 am
maaf mas…link website yg diatas salah
November 10th, 2009 at 12:43 pm
Hmm, kalo q lebih tertarik ama penyajinya…kalau penyajinya cewe dan cantik, pasti materinya gampang dilahap..huahua.
November 10th, 2009 at 5:27 pm
emmmm.. cukup menarik jika slide yg disajikan juga menarik
November 13th, 2009 at 10:04 pm
gyaaahhhh perasaan dah lama banget sini ga diupdate
sori OOT
December 18th, 2009 at 11:59 pm
Naksir ama iklan bawah postingnya wkwkwk.. thx kang
January 3rd, 2010 at 11:10 am
[...] juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua teman dunia maya saya: Om Ganteng, Ipung, Hangga Nuarta, Izandi, Whandi, Yudha, Asrul, dan semuanya yang tidak bisa saya sebutkan satu [...]
February 6th, 2010 at 10:00 pm
slide yang menarik akan menarik minat peserta mengikuti presentasi..selain itu bila ditunjang dengn cara penyajian yang baik akan membuat betah para peserta untuk memahami informasi yang disampaikan