Tutorial SEO 3 – Penempatan Keyword bagian 2

Setelah mempelajari teknik SEO penempatan keyword di URL dan Meta Tag Description & Keywords di tutorial SEO sebelumnya, sekarang kita akan membahas penempatan keywords di title, konten dan link di halaman pada sebuah halaman. Elemen-elemen SEO ini merupakan bagian yang perlu mendapat perhatian lebih banyak, terutama untuk sebuah blog, karena lebih banyak konten berarti lebih banyak informasi yang dapat diambil sebuah mesin pencari untuk menilai topik sebuah halaman web. Karena itu, jangan abaikan keyword yang bisa kita masukkan di konten web atau blog kita πŸ˜‰

Yuk, kita mulai πŸ˜€

Keyword SEO di Title Tag

Penempatan title tag pada halaman adalah diantara tag

<title> Judul halaman Anda </title>

pada kode HTML pembentuk halaman web anda. Untuk para pengguna blog platform baik Blogger.com maupun WordPress akan memiliki title yang merupakan kombinasi dari Nama Blog dan judul artikel mereka. Jadi, bila anda berniat men-SEO-kan title tag anda, cara yang paling mudah adalah membuat Judul yang sesuai dengan isi artikel anda dan nama Blog yang mewakili niche / tema utama yang ingin anda bahas di blog anda. Untuk pengguna WordPress, anda dapat menggunakan plugin All in One SEO Pack atau Headspace2 untuk meng-overide setting Title Tag blog WordPress anda per halaman. Sedang untuk pengguna blogger.com, secara terbatas dapat melakukannya dengan mengedit template blog blogger.com mereka.

Perlu kita ingat juga, teknik SEO terbaik adalah SEO yang alami, jadi jangan terlalu mengoptimasi title-tag anda bila isi blog anda tidak sesuai dengan title-tag yang anda pasang. Semisal anda memasang tag default “Belajar SEO” pada blog anda, namun sebagian besar isi blog anda hanya gosip artis atau adegan vulgar Andi Soraya, maka lama kelamaan Google akan meranking rendah halaman web anda di SERP untuk kata kunci belajar SEO. Hal lain yang perlu anda pertimbangkan juga adalah bahwa tag title, hanyalah satu aspek pendukung, dan konten artikel memiliki bobot yang lebih besar dan potensial untuk anda garap. Jadi bagi pengguna blog platform yang tidak bisa mengedit title tag mereka secara fleksibel, anda dapat lebih memusatkan optimasi SEO pada artikel anda.

Keyword SEO di Artikel Blog

Artikel anda adalah faktor pembentuk blog anda. Jadi tidak salah bila Google menitikberatkan penilaiannya pada konten blog anda. Untuk men-SEO-kan sebuah artikel blog dengan menulis keyword-keyword yang anda kejar sudah dibahas dalam tutorial optimasi keyword. Selain penentuan dan penyebaran keyword pada sebuah paragraf, ada bagian-bagian artikel yang dipercaya sebagai hot SEO spot buat menempatkan keyword anda.

Hot SEO spot pertama adalah judul artikel anda. Pastikan di template web / blog anda bahwa judul tersebut ditulis dengan menggunakan tag heading <h2> atau minimal <h3>. Hal ini seolah memberi pengakuan bahwa Judul Artikel anda adalah poin penting pembentuk artikel anda dan mengandung keyword / topik yang ingin anda bicarakan dalam artikel tersebut. Maka dari itu, dari sudut pandang SEO, disarankan untuk membuat Judul yang memberi gambaran atas bahasan yang anda angkat di artikel anda. Namun, dari sudut Internet Marketing, terkadang Judul Artikel yang menggunakan metafora atau mengundang rasa penasaran akan memberi lebih banyak trafik pada blog anda. Pilihan sepenuhnya ada di tangan Anda πŸ˜€

Hot SEO spot kedua adalah paragraf pertama anda. Bagi blogger yang malas mengedit meta-tag description-nya, paragraf pertama akan dijadikan informasi yang disajikan pada SERP, jadi usahakan paragraf pertama sudah mengandung keyword yang anda kejar dan menjelaskan apa yang akan anda bahas di artikel tersebut. Teknik SEO ini berfungsi baik terhadap Google maupun orang yang membaca SERP dari mesin pencari.

Hot SEO spot ketiga adalah penutup anda. Penutup blog anda bisa dikatakan sebagai penyimpulan dari topik yang anda bahas pada sebuah artikel. Anda dapat mengoptimasinya dengan menyisipkan keyword yang anda inginkan atau memberi link ke posting lain yang berhubungan dengan artikel anda πŸ˜€

Hot SEO spot keempat adalah Subtopik di dalam artikel anda. Jika judul subtopik anda memiliki keyword yang yang anda kejar, berilah tag heading <h3> pada subtopik tersebut. Biasanya hal ini akan membuat tulisannya membesar dan menebal. Dan bukan hanya pembaca anda yang menyadarinya, namun mesin pencari juga akan menggunakannya untuk menilai keyword artikel anda.

Pastikan Keyword yang anda kejar tersebar di seluruh artikel anda, namun, tetaplah mengedepankan kenyamanan pembaca anda daripada SEO. Untuk bisa melakukan keduanya, kita harus belajar lebih kreatif lagi dalam memilih penggunaan kata. Sesuatu yang bisa kita pelajari setiap kita membaca tulisan di blog lain πŸ˜€

Keyword SEO di Anchor Link anda

Anchor link anda adalah kata-kata yang anda kaitkan dengan halaman yang anda tuju dalam sebuah link. Untuk men-SEO-kan link-link di artikel kita, baik inbound maupun outbound, kita hanya perlu menempatkan kata yang tepat dan sesuai dengan halaman yang kita tuju. Misalnya, dengan memberi anchor link ‘belajar SEO‘ untuk link ke blog ini. Hal itu akan memberi gambaran bahwa halaman yang anda tuju berbicara tentang topik ‘belajar SEO’ dan ketika Google crawler mengikuti link tersebut, mereka juga menemukan keyword yang sesuai dengan anchor link yang anda gunakan yaitu ‘belajar SEO’.

Relevansi ini akan memberikan kesan pada crawler bahwa anda tidak bermain-main dengan link yang anda pasang, atau sekedar memberi link untuk tujuan yang lain seperti paid links dan sebagainya.

Kesimpulan

Melalui tiga artikel tutorial SEO yang sudah dibahas, kita sudah dapat membangun keyword untuk blog kita. Yang perlu kita garis bawahi adalah, pembaca selayaknya tetap menjadi prioritas utama. Hanya karena kita sudah paham pentingnya keyword, janganlah kemudian kita jadi terlalu “itung-itungan” dalam membuat dan membangun blog kita. Jangan lupakan unsur kesenangan dalam ngeblog. SEO hanyalah pembantu bagi kita untuk meningkatkan visibilitas kita di mata mesin pencari, menaikkan harga blog kita dan sarana meningkatkan penghasilan dari internet kita.

Hmm.. akhirnya selesai juga tutorial penempatan keyword SEO -nya.. Di lain waktu, kita akan membahas teknik-teknik SEO lainnya. Selamat mempraktekkan πŸ˜‰

Artikel Lain Yang Berhubungan:

[ad#kliksaya]

CategoriesUncategorized

55 Replies to “Tutorial SEO 3 – Penempatan Keyword bagian 2”

  1. ternyata yang di search sama mesin pencari bukan hanya berasal dari data-data yang kita masukkan ke tag-tag nya yah?? :-S
    ini untuk satu artikel kan?? Bukan untuk semua tulisan di blog??

    nice article (Y)

  2. @made eka
    Dulu katanya sih gitu.. tapi karena disalahgunakan jadinya bobot meta-tag tidak absolut lagi dalam penilaian keyword dalam konten πŸ˜€
    Satu artikel ataupun satu blog sebetulnya hampir sama mas πŸ˜€

    @Fachia
    hehehe.. mau ditulis SEO hotspot tapi takutnya ntar yang nyari daftar hotspot gratis pada nyasar kesini πŸ˜€

    @bocahiseng
    Pencinta stasiun TV ANTV nih kayanya πŸ˜€
    ANTV, Wow Kerenn! πŸ˜€

    @masenchipz
    gud.. gud.. piss ah, wokkeee πŸ˜€

  3. Plugin “All in One SEO Pack” udah aku install. Trus kalau mau ngecek artikel kita ke-index google gimana? Ehm..pasang iklan juga nih?

  4. @Izandi
    masukin kode site:izandi.net di search bar Google.com
    Iklan?? Ooo.. AdToll yang di kanan atas ya?
    Itu cuma buat riset performance iklan AdToll untuk blog Indonesia πŸ˜€

    @Ronggo
    Kalo dibaca berulang-ulang pasti bakal paham mas πŸ˜€

  5. Kalo saya simpel aja, sering-sering aja buat posting tentang hal-hal yg sering dicari orang di internet. Trus, jangan lupa letakkan keyword-nya di judul posting. Tapi jang asal posting juga, kan kasihan kalo pada nyasar. πŸ™‚

  6. @Ecko
    Sedikit studi kasus..
    Tutorial SEO 1 saya tidak memiliki kata Tyas Mirasih di Judul Artikel.. tapi masih sering mendulang traffic untuk pencarian foto syur Tyas Mirasih.
    Berhubung di sini sedang membahas SEO, jadi semua aspek diperhitungkan πŸ˜€ Nah cara mas Ecko juga bisa digunakan. Soalnya semakin banyak artikel di sebuah blog, Google juga akan semakin mengakui keberadaan situs tersebut πŸ˜€
    Btw.. Biar yang nyasar pada bisa pulang dengan selamat, kita pasang widget Google Maps aja yuk πŸ˜€

  7. @jimmy
    Kalo bagi saya, keyword itu ga harus selalu yang sedang in atau rame saja. Namun, keyword itu adalah sesuatu yang memang kita bahas di blog kita, sesuatu yang memang ingin kita bagi dengan pengguna internet dan sesuatu yang kita pikirkan saat kita sedang mencari informasi tersebut πŸ˜€
    Tapi mas Jimmy tanpa keyword pun blognya sudah rame ya πŸ˜€

  8. Saran mas tadi ‘tak coba, sebagian artikel di blog aku malah hampir semua ke index google. Berarti penerapan nya udah bener? Makasih ya senior, hehehe jadi ngerti dah seo tuh apa. Adtoll baru ya? Kenapa gak pakai yang ppc lokal aja? <-msh awam, maf ya klo bnyk tnya. πŸ™‚

  9. @Izandi
    Selamat ya bisa langsung keindex semua πŸ˜€
    Soal penerapan uda benar apa belum ya tergantung apa konteksnya. Bisa keindex google adalah satu faktor dalam SEO, faktor lanjutannya adalah halaman yang keindex itu muncul di pencarian kata kunci apa dan menempati posisi ke berapa.
    Begitu mas Izandi πŸ˜€
    Adtoll ga baru-baru amat sih.. cm saya memang baru pake 2 bulan ini. Saya pake AdToll karena saya sedang melakukan riset. Alasan saya ga pake PPC lokal ya seperti yang saya bilang di blog mas Izandi. Layoutnya krg menarik.. Tapi mungkin sebentar lagi mau saya coba salah satu PPC Indonesia πŸ˜€

  10. @persikers
    Ada yang kurang sebenernya.. Dilanjut besok aja ah πŸ˜€
    Btw.. harry99.info-nya masih vakum ya.. blm sembuh pho bandwith meternya πŸ˜€

  11. Wah ini yang tak tunggu.. tulisan tentang blog post.
    Berarti kalo ada rangkuman di bagian akhir post bagus ya..
    Aku perlu buat kebiasaan nulis post yang SEO-friendly nih.

  12. @Dino
    Iya mas rangkumannya dibuat keyword rich aja, jangan lupa jalankan kata-kata /rayuan marketingnya biar mereka kembali lagi πŸ˜€
    Selamat menSEOkan blognya mas.. biar makin banyak yang bisa nemuin info-info dunia bisnis dimata mahasiswa manca kaya mas Dino πŸ˜€

  13. Halo mas ipung, salam kenal…
    Saya khan masih pemula banget nie, gmna caranya ningkatin traffic and pange rank selain pake teknik SEO?
    Thank u..

  14. @mahardika
    Salam kenal juga..
    Saya masih newbie juga kok πŸ˜‰
    Untuk ningkatin traffic tanpa SEO mas Mahardika bisa meningkatkan kualitas artikel di blog, rajin posting dan sering ninggalin komentar di blog yang aktif. Ga susah kan? πŸ˜€

    @Yudi
    Keyword stuffing bakal rawan meningkatkan bouncing rate.. agak buruk juga buat statistik web. Tapi kalo nulisnya bagus banget sih mungkin yang nyasar ga ngerasa rugi-rugi amat ya πŸ˜€

    @newbie
    Saya selalu bilang, belajar SEO itu lebih mudah daripada belajar Blogging. Jadi bisa ngeblog itu lebih utama daripada bisa SEO πŸ˜€
    Pake teknik SEO pun ga selalu instan hasilnya kok.. perlu waktu juga dan ga ada yang pasti dalam SEO πŸ˜‰

    @daaan
    Bukannya mas Danang juga uda ahli.. Saya lihat ada beberapa artikel SEO di blognya yang di ugm.ac.id πŸ˜€

    @persikers
    Iya.. semalem saya lihat uda pake hostgator tu salah satu situsnya.. bakal lempeng terus ni dolar dari internetnya πŸ˜€

    @fanari
    Bukan spesialis.. bisanya baru itu mas πŸ˜€

    @all
    Terima kasih sudah mampir (b)

  15. @Dion
    Tinggal diberi polesan gokil ala Dion ya teknik SEO-nya πŸ˜€

    @ika
    ooo.. berat ya.. emang agak lama si tipa upload plugin itu ke blog-blogku..

    @Izandi
    Kabar saya lagi kurang baik mas. Saya mohon doanya agar semuanya lancar.
    Berlaku mas Izandi. Kan keyword berlaku untuk setiap halaman web, baik blog atau web statis πŸ˜€

    @all
    Saya mau pamit ya.. mungkin blog ini bakal sepi posting beberapa hari atau minggu ke depan.. terima kasih sudah berkunjung ke blog ini.. Sampai bertemu lagi kalo urusan penting saya sudah kelar πŸ˜€

  16. @ipung: wah sukses untuk offline nya ya bro..
    semoga cepat balik,, saya selalu menantikan postingan sampeyan berikutnya..

  17. Thanks infonya mas Ipung.. (Y)

    Trik SEO sptnya tak akan pernah berhenti. Setahu sy, search engine selalu memperbaiki/merubah algoritmanya. Jd blogger jg dituntut utk rajin2 belajar teknik SEO yg selalu baru.
    CMIIW

    BTW, msh sibuk urusan kah? Rindu postingan barunya neh! πŸ˜€

  18. @Izandi
    Terima kasih doanya.. Terus ngeblog ya mas πŸ˜‰

    @ika
    Terima kasih doanya.. semoga lekas bisa ngeblog seperti biasa..

    @Zalukhu
    Selamat nyedot.. tapi saya bukan master SEO lho πŸ˜€

    @abbie
    Sekalipun algoritma berkembang.. ga akan jauh-jauh dari keyword.. Maka dari itu teknik keyword yang dibahas disini selalu mengedepankan naturalitas.. bukan stuffing dan poisoning πŸ˜€

    @all
    Semoga bisa curi-curi waktu dikit buat bikin postingan.. terima kasih ya masih mampir walau belum diupdate (*)

  19. @Ruben
    kadang emang agak rumit.. tapi ada hadiah dibalik kerumitan itu.. yaitu Traffic dan Rank πŸ˜€

    @Izandi
    Belum baik mas.. tapi akan saya usahakan mencuri waktu untuk menulis beberapa artikel πŸ˜€

  20. saya masi tertarik seputar budaya seo ini πŸ™‚

    #1 judul artikel anda…
    teks spesial vs judul penasaran

    #2 paragraf pertama anda…
    ini sptnya ngga selalu hrs paragraf pertama ya..cmiiw

    #3 penutup anda..
    posisi awal atau akhir sptnya ngga tll masalah bagi mesin pencari Internet, tp utk manusia memang lbh enak bacanya (spt pelajaran bahasa Indonesia; induktif; deduktif)

    #4 subtopik…
    apakah ini berarti bobot kata kunci pd h1 > h2 > h3 dst ?

    #Anchor link anda …
    ini yg saya pribadi kurang setuju, krn srg ngga aksesibel dan cenderung mengecoh pembaca (manusia) πŸ™‚
    ..kadang ada pembaca yg ngga mengaktifkan status bar di peramban, asal klik dan kecele lah akhirnya.. πŸ˜€
    apalg kl ngga relevan

    ===
    Jawaban Gnupi
    Kalo menurut pendapat pribadi saya, Google ingin membuat algoritma-nya senatural mungkin, layaknya standar manusia ketika membuat sebuah halaman. Maka dari itu, penempatan keyword itu bisa jadi sesuatu yang diperhitungkan. Soal H1, H2, H3, itu juga termasuk sesuatu yang natural. Pendidikan penulisan halaman di Amerika dan Indonesia mungkin agak berbeda, bisa jadi kan di Amerika penggunaan heading dalam penulisan sebuah halaman adalah hal yang mandatory. Dan Algoritma Google yang jadi dasar teori SEO dibuat oleh orang luar negeri, jadi tidak bisa dengan standar common sense orang di negara kita saja πŸ™‚

    Soal teks di anchor link, itu adalah suatu usaha untuk membuat link kita lebih memiliki arti. Dan juga menghindari hidden link yang sengaja dituliskan sekedar untuk meningkatkan link count, Page Rank dan atribut SEO. Misalnya, memberikan link dalam bentuk titik, yang tentu saja tidak akan terlihat oleh pembaca biasa, namun akan terus dibaca oleh search engine πŸ˜€

    ===

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *